05/31/14
Khoirony / Warung Ilmu
Jika saja kau menyadarinya..

Aku adalah cinta yang selalu melayani dan dilayani..
Aku adalah kehidupan yang tidak menentukan segalanya..
Seandainya aku telah mati mungkin kah aku bertemu denganmu disana..
Jika aku tenggelam dalam cinta, mungkinkah cinta selalu mendekapku erat lagi.
Seumpama aku abadi dalam kehidupan, hanyalah cinta yang mampu membuatku bertahan..
Ketika cinta, kehidupan, dan kematian datang siapakah yang mampu halangi.
Aku hanya melihat jiwa-jiwa yang menginginkan imbal balik..
Semua itu selain untuk yang lebih, hanyalah minim untuk yang survive..
Tentang perlindungan yang diperlukan seorang kekasih.
Yang melindungi keadilan dalam hati..
Seorang kekasih yang harus kita lindungi dan temani..
Bukalah luas hatimu untuk menerima kebenaran yang ada..
Mungkin waktu dan ruang memisahkan kita
Tetapi cinta akan tetap menggema di jiwa selamanya
Dan cinta tidak bisa dipaksakan pada hari dan tempat
Cinta mungkin lebih kuat dari kematian itu sendiri
Engkau tahu kenapa orang melakukan sesuatu yang tidak kau sukai?
Karena sudut pandang yang kita sukai adalah sangat berbeda
Dan semesta raya ini tidak membela apapun yang terjadi
Dari adam dan hawa, sebagai lambang manusia dan cinta
Telah banyak cerita yang bermotif sama
Tentang obsesi, keinginan dan sekedar bertahannya manusia
Manusia menggunakan akal pikiran dan tenaganya
Seperti sekarang mungkin ini semua tidak berarti
Namun di saat yang lain ini merupakan makna dari semuanya
Yang selalu ada pada masa-masa itu
Atau akan hilang begitu saja ditelan waktu
Biarlah aku sebagai hampa kinala {jangan hampa, tapi isi dengan islam}
Yang menggemakan seluruh isi hati adam
Biarlah aku sebagai hampa kinala
Yang selalu memberi ruangan seluruh jiwa hawa
Meskipun tidak bisa berbuat apa-apa
Hanya hampa dan luas membentang di setiap hati
Tugasku bukanlah membuat peraturan karena itu tak perlu
Tugasku hanya mengingatkan mengenai pilihan yang tercipta
Yang masih bisa dipilih atau tidak
Aku sangatlah dingin dalam mengingatkan
Aku adalah kematian dari hari dan jiwa
Sehingga menyelimutimu dengan kehidupan kosong {isilah dengan cahaya}
Aku adalah cinta dari waktu yang hilang
Yang mencoba menghangatkan kehampaanmu
Biarlah diriku yang tak nampak ini hadir
Dan mencoba melayanimu oh kekasihku
Aku mati, sangatlah mati terpaku di kuburku {kau hidup}
Namun rohku masih mencoba tetap memberikan sayap
Sayap untuk adam dan hawa baru
Sayap untuk membisikan kenikmatan kesadaran
Melalui tanda-tanda yang bersemayam dalam remang
Dan hanya melalui api keyakinan tanda itu nyata
Bila sekarang engkau terbakar dalam neraka kehidupan
Engkau bisa terus terbakar hingga menjadi abu
Atau engkau berusaha untuk mendapatkan surga yang menjadi hakmu juga
Permasalahannya bagaimana caranya?
Aku mati, dan tidak ada cara kecuali berusahalah..
Kebahagiaan tidak berarti senyum dan tawa
Kebahagiaan adalah kepuasan yang kita tahu alasannya
Penderitaan tidak berarti tangis dan kesedihan
Penderitaan adalah kekecewaan yang kita mengerti sebabnya
Karena saya sangat mencintai posisiku di hutan ini
Aku membangun benteng untuk berlindung dari musuhku
Bangunan yang terbuka untuk setiap orang yang bersahabat
Di antara kabut hutan yang tebal
Aku duduk merenungi adam dan hawa dalam perjalanan waktu
Adam menangisi perpisahannya dengan hawa
Akupun sedih melihat dirimu menjauhi bangunanku
Atas nama biologi cinta adalah seonggok reaksi kimia dari hormon
Yang membuat makhluk hidup berupaya untuk menghasilkan keturunan
Dan akan begitu terus diwariskan secara generasi ke generasi
Demi kehidupan demi kesadaran akan keabadian
Namun buat apa itu semua?
Jawabannya adalah berada pada muasal segalanya diawal masa {hikmah disisi alloh sang pencipta segala yang ada ini}
Dari kemungkinan yang tak terbatas manusia berusaha menemukan kebenaran
Kebenaran atas pertanyaannya sendiri selamanya
Dengan imagenasi dan logika menapaki sang waktu yang terbentang {petunjuk alloh lah yang akan menyelamatkanmu}
Apakah benar pada intinya segalanya tak berawal dan berakhir? {semua ada awal dan akhir kecuali alloh dan apa yang dikehendakinya}
Seperti sifat ada yang dimiliki tuhan selama ini, ada selamanya
Sebagai manusia apakah yang engkau lakukan seandainya engkau sang ada ?
{kita tetap saja manusia makhluk ciptaan alloh, tidak akan pernah lebih dari pada itu yang akan mati sampai waktu yang telah ditentukannya}
Dan apa yang akan kamu rasakan serta sudut pandangmu atas segala hal
Apakah semua akan dipenuhi ketakterbatasan dan tetap tak terdefinisi {tersesatlah kau}
Dan apakah semua akan dipenuhi kemungkinan dan tetap mungkin terjadi
Yang ada itu adalah kematian itu sendiri {kehidupan juga ada, dan hal-hal ghoib}
Yang ada itu adalah tidak ada itu sendiri. {yang ada itu ada, yang tidak itu tidak}
Hawa dan adam adalah simbol batasan sesuatu {mereka memang ada}
Dimana semua teknologi di masa apapun tidak bisa menandingi
Dimana semua perjalanan waktu itu tidak bernama
Makna dari segalanya adalah definisi dan kesadaran kita {allohlah yang lebih tahu mengenai segalanya, ada hal yang diberitahukannya ada hal yang pengetahuannya hanya pada sisinya}
Melalui bisikan alam aku membisikan bisikanku kembali
Pikiran adalah subjek dan lainnya adalah objek. 
{pikiran manusia adalah lemah, perlunya manusia untuk berpedoman pada petunjuk allah}